KETIKA KAU PERGI (ver2.0)

Ketika kau pergi, terlalu cepat bagiku yang baru menikmati kebersamaan ini.

Ragu menyesak ketika ini berakhir.

Mengapa seperti ini?

Hilangkan rasa dan mimpi.

Aku tersadar dari waktu ini, ketika kau pergi.

Aku menangis setelah tersadar…

Bahwa aku menyayangimu lebih dari yang kubayangkan.

Mencintaimu dari hati.

Penyesalan yang tertinggal membuatku bertanya,

mengapa ini terjadi padaku dan dirimu?

Haruskah kusesalkan kepergianmu?

Aku tak ingin kau pergi, bila semua harus berakhir.

Tapi tetap saja, hanya bayangmu yang tertinggal.

Dirimu semakin jauh…

Aku ingin kau mengerti, aku tidak ingin kau pergi.

Meski harus bertahan…aku memang egois.

Aku tau, tidak mungkin terus begini.

Kuharap kau mengerti…

Waktu yang kulalui sekarang terasa sama,

hampa…pahit…

Ketika esok hari aku terbangun,

aku tersadar dan kembali menangis…

Kau sudah pergi.

Lalu aku kembali bertanya,

untuk selamanya-kah kepergianmu?

Aku kembali tersadar, waktu kapan pun tidak akan sama

Aku tenggelam dalam penyesalan, tanpa tau apa yang kusesalkan.

Bodoh !

Kau sudah membawa pergi hatiku, meninggalkanku kosong dan sendiri

Menangisku mengingatmu…

Padahal aku berusaha untuk tidak menangis

Walaupun aku berusaha, semuanya tampak buruk.

Aku ingat apa yang kau katakan sebelum kau pergi.

Kau berkata bahwa aku tidak boleh membuatmu sedih, dengan terus mengingatmu lalu menangisimu.

Karena kau pun sangat menyayangiku.

Kau juga mengatakan bahwa, diriku adalah sebuah anugrah…

Anugrah yang hanya untukmu.

Memikirkan dirimu, hanya dirimu.

Ketika hanya ada aku dan kamu.

Hanya menginginkan dirimu, membutuhkanmu.

Tapi aku sendiri disini, sulit untuk menemukanmu.

Cinta yang kutemukan dalam dirimulah yang membawaku.

Cintamu yang kurasa semakin dalam terukir didalam batas cintaku.

Tak pernah terpikir untuk menghapusnya.

Aku sangat menyayangimu.

Bisakah aku selalu dalam cintamu?

Kuingin begitu…

Ketika aku mulai memikirkan kembali…

Semuanya tidak seburuk yang kubayangkan.

Aku tetap berdiri disini.

Dengan penuh rasa sayang.

Menantikanmu kembali…

Dan sekarang kamu kembali,

Hanya untukku…

Terima kasih

11 Februari 2007

14 : 00

for Mr. B ‘always’

Leave a Reply