ano hito “sekali lagi”
"sekali lagi"
ano hito,,,
berdiri menunggumu, dengan berharap,,
biarkan aku melihat mu, walau dari kejauhan,,,
biarkan aku mendengarkan suaramu, walau bukan langsung dari mulutmu,,,
ano hito,,,
biarkan aku menyentuh tanganmu,,,
sekedar mengucapkan terima kasih,,,
berdiri dengan masih memegang janji,,
bolehkah?
tapi, dimana kamu?
dimana aku bisa menemui mu? kapan bertemu lagi?
kau pun menjawab, "aku tidak tau"
bahkan ketika sakura gugur pun aku tidak bisa memenuhi janji,,,
ano hito,,,
dinding itu masih ada, tidak ingat kapan adanya
tapi aku hanya berdoa dari balik sini agar ketika dinding itu runtuh,,,
aku bisa menemukan mu di baliknya,,
dan kau akan memanggil namaku seperti biasa.
dan sampai sakura berbunga kembali, aku masih bersama janjiku,,
dengan perasaan yang lain, sebagai seseorang yang bisa kau panggil "sahabatku"